Sejak
dulu, kita udah sering banget menerima nasehat: “Jangan takut, ga boleh takut, ngapain sih takut, cupu deh” dan nasehat-nasehat senada lainnya.
Mungkin
sebenernya tujuan sang pemberi nasehat itu baik, supaya kita jadi lebih berani.
Tapi terkadang, nasehat-nasehat seperti itu terdengar begitu klise dikuping
kita, kadang kita justru berpikir, mereka
bisa ngomong begitu karena mereka ga berada dalam posisi
kita saat ini makanya bisa ngomong segampang itu.
Tapi
bagaimana pun, you can’t avoid them
forever, and ignoring them won’t make them go away. Nah, berikut ini ada
beberapa hal yang harus lo pahami supaya lo bisa berdamai dengan ketakutan lo
sendiri.
- “Nothing in life is to be feared, it is only
to be understood. Now is the time to understand more, so that we may fear
less.” – Marie Curie
Sebelum lo bisa menakhlukkan rasa takut lo,
lo harus tau dulu kenapa rasa takut lo itu muncul. Misal saat lo takut
menghadapi tes ujian masuk perguruan tinggi, apa yang lo takutkan? apakah lo
menjadi takut karena lo begitu ingin menjadi mahasiswa berprestasi disana? atau
takut ga bisa ngumpul bareng temen-temen lo yang udah keterima disana lebih
dulu? atau bahkan sekedar takut dimarahin orang tua lo yang udah berharap
banyak?
Contoh lainnya, saat lo takut kehilangan
pacar lo. Kenapa lo takut? lo takut ga bisa menjaga dia lagi? atau lo takut dia
menemukan yang lebih baik dari lo dan harga diri lo terluka? bisa juga
mungkin.. lo sekedar takut jadi sendirian?
Tiap alasan ketakutan itu punya jalan keluar yang
berbeda pula, makanya penting untuk lo sadari betul alasan sebenarnya kenapa lo
takut dengan begitu lo bisa lebih jernih berpikir mencari cara supaya rasa
takut lo itu berkurang.
- “Don’t
be afraid of your fears. They’re not there to scare you. They’re there to let
you know that something is worth it.” – C. JoyBell C.
“Ah, takut ah, ntar kalo gagal dan berantakan
gimana? mending ga usah aja deh, gapapa, biarin idup gue kaya gini-gini aja.”
Jangan pernah menyerah dengan rasa takut lo.
Saat lo merasa takut, itu artinya ada sesuatu yang layak untuk lo dapatkan atau
pertahankan. If you didn’t fight for what
you want, don’t cry for what you’ve lost! Percaya deh, setelah lo bisa
mengalahkan rasa takut lo, bakal ada sesuatu berharga yang bisa lo dapetin.
-
“Courage is not the absence of fear, but the mastery of it.” – Victor Hugo
“Enak ya jadi lo, pemberani, jadi ga ada yang
perlu lo takutin…”
Eits, jangan merasa paling lemah dan
menderita gitu dong. Semua orang pasti punya ketakutannya maing-masing, cuma yang
membedakannya adalah, orang yang mau berusaha menakhlukan rasa takut itu, dan
orang yang hanya bisa mengeluh dan berdiam diri dengan ketakutannya. In the end, we only regret the chances we
didn’t take.
-
“Fear is the enemy of logic.” – Frank Sinatra
“Aduh, gue mau ini, tapi gue takut, nati
kalau gue gini gini gini, ntar malah jadi gitu gimana?”
Ketakutan hanya akan membuat lo menjadi tidak
logis. Kalau lo hanya sibuk berkutat dengan ketakutan lo, lo ga akan beranjak
darimana pun. Lo hanya akan disitu-situ aja. Fear is an illusion. When you understand this, you’ll be free.
Jadi, saat lo ingin melakukan sesuatu, lakukan aja, jangan terlalu nanggepin
pikiran-pikiran negatif dari ketakutan tak beralasan lo itu.
Toh,
seandainya yang lo takutkan itu tau-tau beneran terjadi, lo inget aja bahwa, things don’t happen for no reason, they
happen to teach you something, jadi pasti ada pelajaran berharga yang bisa
lo ambil setelah itu. Intinya lo ga pernah rugi kok untuk mencoba sesuatu. Pilihannya
cuma dua, Lo mendapatkan sesuatu yang lo inginkan, atau lo mendapatkan sesuatu
yang lo butuhkan. Ingat, God knows
exactly what you need, who you need, when you need it. So, be afraid, feel the
fear, but do it anyway. Live anyway.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar